Metode Istinbat Muhammad Al-Amin Al-Shinqiti Dalam Menafsirkan Ayat-Ayat Ahkam (Studi Terhadap Kitab Tafsir Adwa` Al-Bayan Fi Idahi Al-Qur’an Bi Al-Qur’an)
DOI:
https://doi.org/10.37348/jurisy.v2i1.160Keywords:
metode istinba, Al-Shinqi>t}i>;, adwa>’, al-baya>nAbstract
Kajian ini bertujuan untuk mengkaji metode istinba>t} Muh}ammad al-Ami>n al- Shinqi>t}i> dalam menafsirkan ayat-ayat ah}ka>m dalam kitab tafsir adwa>’ al-baya>n. Kitab tafsir seperti adwa>’ al-baya>n ini bisa katakan jarang ditemui karena pengarangnya berusaha memadukan antara pendekan aqli> dan naqli> dengan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti oleh semua kalangan. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan metode deskriptis-analitis untuk mengungkap metode istinba>t} yang digunakan Al-Shinqi>t}i> ketika menafsirkan ayat-ayat ah}ka>m. Dalam kajiannya terhadap istinba>t} ah}ka>m, Al-Shinqi>t}i> menggunakan metode istinba>t} baya>ni>, ia berusaha menggali hukum Islam yang terkandung dalam ayat suci Qur’a>n atau mengkritisi istiba>t}a>t para ulama untuk memastikan bahwa istiba>t}a>t tersebut s}ah}i>h}ah atau kha>t}iah dengan bertumpu pada qawa>id lughawiyah dan us}u>liyah. Al-Shinqi>t}i> tidak melakukan istinba>t} kecuali sesuai dengan kaidah ilmiah yang dibangun di atas pondasi yang kokoh, bersumber dari al-Qur’an dan al-hadi>th. Al-Shinqi>t}i> memiliki karakteristik pemikiran tersendiri dalam menafsirkan ayat-ayat ah}ka>m, diantaranya yang paling tampak adalah mampu membedakan antara ruang lingkup nas} dan daerah ijtiha>d ketika dihadapkan pada perbedaan pendapat seputar hukum di kalangan ulama, sehingga ia dapat mengambil kesimpulan hukum dengan pertimbangan yang sangat matang. Usaha al-Shinqi>t}i> untuk menghindari fanatisme madhhab dengan cara berkomitmen dan mengedepankan dalil, ia menjadikannya sebagai petunjuk dan sandaran utamanya, ia tidak berpendapat atau menyimpulkan hukum tertentu kecuali memiliki pegangan yang s}ah}i<h} dan tidak menerima pendapat apapun dari para ulama yang bertentangan dengan Qur’a>n dan al-hadi>th. Inilah yang menjadikannya selamat dari fanatisme madhhab.
Kata kunci; .
References
Al-Qur’an. Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahannya. Jakarta: al-Huda Kelompok Gema Insani, 2002
Arifin, M. Zaenal. Pemetaan Kajian Tafsir Perspektif Historis, Metodologis, Corak, dan Geografis. Kediri: STAIN Kediri Press, 2010.
Bagir, Haidar dan Syafiq Basri, Ijtihad Dalam Sorotan. Bandung: Mizan Anggota IKAPI, 1996.Hanafi, Hasan. Al-Yami>n wa al-Yasa>r fi al-Fikr al-Dini.> kairo: Madbulli.kathi>r, Ibnu, Tafsir al-Qur’an al-‘Az}i>m. Cairo: da>r al-Taybah, 1999.
Khalidi (al), Muhammad Abdul Aziz, Tarjemah al-Shaikh al-Shinqi>thi>, Tafsi>r Adhwa>’ al-Baya>n Tafsi>r al-Qur’an dengan Qur’a>n. Jakarta: Pastaka Azzam, 2005.
Marzuki, Metodologi Riset. Yogyakarta: Bagian Penerbit Fakultas Ekonomi Islam Indonesia, 1983.
Muhammad Sa>lim, At}iyyah, Tarjamah} al-Shaikh Muhammad al-Ami>n al-Shinqi>thi> dalam Adhwa>’ al-Baya>n fi> Id}ahi al-Qur’an. Beirut: Da>r al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 1996.
Qaththan (al), Manna>’. Maba>hith fi Ulu>m al-Qur’an. Beirut: al-Sharikat al-Muttahidah li al-Tawzi, 1980.
Qoyyim, Ibnu, al-tibya>n fi> ulu>m al-Qur’an. Lebanon: Da>r al-Kutu>b, 1974.Riyadh: Da>r al-Hijrah, 1411 H.
Shinqi>t}i> (al), Muhammad al-Ami>n. Ad}wa>’ al-baya>n fi> id}a>hi al-Qur’an bi al-Qur’an, Lebanon: Da>r al-Fikr, 1995.
Sudais (al), ‘Abdurrahman, Tarjamah al-Shaikh Muhammad al-Ami>n al-Shinqi>thi>.Tayya>r (al), Musa’ad, Mafhu>m al-Tafsi>r wa al-Ta’wi>l. Saudi: Da>r Ibn al-Jawzi> 1427 H.
Tim Forum Karya Ilmiah RADEN, Al Quran Kita: Studi Ilmu, Sejarah, dan Tafsir Kalamullah. Kediri: Lirboyo Press, 2011.
Zarqani> (al), Muh}ammad abd al-Az}i>m. Mana>h}il al-Irfa>n fi> Ulu>m al-Qur’an. Cairo: Da>r al-H}adi>sh, tt.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Ahmad Zaini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





