Fenomena Tabur Bunga dalam Perspektif Hadis: Analisis Normatif dan Tradisi Lokal Masyarakat Pasuruan Jawa Timur
Keywords:
Hadis, Menabur Bunga, TradisiAbstract
Tidak sedikit orang yang masih beranggapan bahwa fenomena menabur bunga di kuburan, termasuk juga berziarah kubur merupakan perbuatan khurafat, takhayyul dan syirik. Bahkan tidak segannya dianggap sebagai kafir. Padahal jika merujuk kepada dalil nash, tindakan tersebut dibenarkan oleh dalil nash dan memiliki dasar yang jelas di dalam hadis. Oleh karena itu, penelitian ini berupaya untuk menunjukkan bahwa Rasulullah menganjurkan kepada para peziarah kubur untuk meletakkan tanaman yang masih hidup di atas kuburan sebagai upaya untuk memohonkan ‘kebaikan’ bagi ahli kubur. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian gabungan kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan fenomenologi, yaitu melakukan kajian secara mendalam tentang referensi-referensi yang memiliki keterkaitan dengan tema pembahasan serta melakukan pengamatan secara mendalam terhadap fenomena yang terjadi di lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik menabur bunga di kuburan bukanlah bagian dari bid’ah, apalagi khurafat, takhayyul dan syirik, sebab Rasulullah pernah melakukannya terhadap dua ahli kubur yang disiksa sebab dosa percikan air kencing dan namimah. Rasulullah meletakkan pelepah kurma yang masih basah di atas kedua kuburan tersebut dan berharap dapat meringankan siksaan kedua ahli kubur tersebut. Hingga saat ini, fenomena tabur bunga di atas kuburan masih semarak dilakukan oleh masyarakat Pasuruan, terutama di setiap malam jum’at,, ruwahan, atak ketika setelah melakukan shalat hari raya idul fitri.
References
Adib, Muhammad. Fenomena Tabur Bunga di Masyarakat Pasuruan, 2025.
Ahmad, Badruddin Abu Muhammad Mahmud bin. ‘Umdatul Qari Syarah Shahih al Bukhari. Beirut: Dar Ihya’ at Turats al ’Arabi, 1431.
Anshari, Sirajuddin Abu Hafsh ’Umar al. At Taudhih Li Syarh al Jami’ as Shahih,. Damaskus: Dar an Nawadir, 2008.
Aritonang, Arthur. “Kebangkitan Wahabi Dan Gerakan Oikumene Di Indonesia.” Jurnal Arrabona 2, no. 2 (February 27, 2022): 209–35. https://doi.org/10.57058/juar.v2i2.33.
’Asqalani, Ibnu Hajar al. Fathul Bari. Beirut: Dar Ibnu Katsir, 1987.
Asy’ari, Hasyim. Adabul ’Alim Wal Muta’allim. Jombang: Maktabah at Turath al Islami, n.d.
Baghdadi, Abu Muhammad al Hasan bin Muhammad bin al Hasan al. Min Fadhail Surat al Ikhlas Wama Liqari’iha. Mesir: Maktabah Layyinah, 1412.
Beatty, Andrew. Variasi Agama Di Jawa. 1st ed. Murai Kencana: Universitas Brunel, 2019.
BPS Pasuruan. “Jumlah Penduduk Menurut Kecamatan Dan Agama Yang Dianut Di Kabupaten Pasuruan, 2019.” Badan Pusat Statistik Kabupaten Pasuruan (blog), 2019. https://pasuruankab.bps.go.id/id/statistics-table/1/Mzg1IzE=/jumlah-penduduk-menurut-kecamatan-dan-agama-yang-dianut-di-kabupaten-pasuruan--2019.html.
Bukhari, Muhammad bin Ismail Abu Abdillah al. Shahih al Bukhari. Beirut: Dar Ibnu Katsir, 1987.
Fathoni, Adib. “Santri Dan Abangan Dalam Kehidupan Keagamaan Orang Jawa.” At Taqaddum 4, no. 1 (July 2012): 101–12. https://doi.org/10.21580/at.v4i1.729.
Fitri, Agus Zaenul. “Pola Interaksi Harmonis Antara Mitos, Sakral, Dan Kearifan Lokal Masyarakat Pasuruan.” El-HARAKAH (TERAKREDITASI), December 1, 2012. https://doi.org/10.18860/el.v0i0.2198.
Graaf, H.J. De, and TH.G Pigeaud. Kerajaan-Kerajaan Islam Di Jawa. 2nd ed. Jakarta: Perwakilan Koninklijk Instituut voor Taal-, Land-en Volkenkunde, 1985.
Hambal, Ahmad bin. Musnad Ahmad Bin Hambal. Muassisah ar Risalah, 1421.
Hardani, Hardani, Helmina Andriani, Jumari Ustiawaty, and Evi Fatmi Utami. Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif. Edited by Husnu Abadi. 1st ed. Vol. 1. Yogyakarta: Penerbit Pustaka Ilmu, 2020.
Hefner, Robert W. Islam Pasar Keadilan: Artikulasi Lokal, Kapitalisme Dan Demokrasi. Yogyakarta: LKiS, 2000.
Irfannudin, Muhammad, and Dadang Darmawan. “The Tradition of The Grave Pilgrimage According to The Hadith of The Prophet,” 4:276–87. UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 2021.
Junianto. “Pengaruh Kerajaan Islam Terhadap Pola Bentuk Kota Pasuruan.” Plano Madani: Jurnal Perencanaan Wilayah Dan Kota 6, no. 1 (April 2017): 27–35.
Katsir, Abu al Fida’ Ismail bin Umar bin. Tafsir al Qur’an al ’Adzim. Beirut: Dar al Kutub al ’Ilmiyah, 1419.
Kirmani, Muhammad bin Yunus bin ‘Ali bin Sa’id al. Al Kawakib Ad Darari Fi Syarh Shahih al Bukhari. Beirut: Dar Ihya’ at Turats al ’Arabi, 1937.
Liputan JATIM. “MUDAH Atau RUBIH, Baiknya Nahdliyin Memilih Siapa?,” Oktober 2024. https://www.liputanjatim.com/mudah-atau-rubih-baiknya-nahdliyin-memilih-siapa/.
Miles, Mathew B., A Michael Huberman, and Saldana. Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. 3rd ed. USA: Sage Publications, 2014.
Mu’awanah, Arofatul Mu’awanah. “Perkembangan Hadis Pada Masa Sahabat.” Kaca (Karunia Cahaya Allah): Jurnal Dialogis Ilmu Ushuluddin 9, no. 2 (August 1, 2019): 4–32. https://doi.org/10.36781/kaca.v9i2.3037.
Naisaburi, Abi al Husain Muslim bin al Hajjaj an. Shahih Muslim. Vol. 4. 5 vols. Beirut: Dar Ihya’ at Turats al ’Arabi, 1955.
Nawawi, Abu Zakariya Muhyiddin an. Al Manhaj Syarah Shahih Muslim Bin al Hajjaj. Beirut: Dar Ihya’ at Turats al ’Arabi, 1392.
Nuraini, Nuraini, and Wardahtul Jannah. “Tradisi Mengaji al Qur’an Di Kuburan Dalam Masyarakat Indonesia.” TAFSE: Journal of Qur’anic Studies 5, no. 2 (November 30, 2020): 64. https://doi.org/10.22373/tafse.v5i2.9174.
Pongsibanne, Lebba Kadorre. Islam Dan Budaya Lokal: Kajian Antropologi Agama. 1st ed. Yogyakarta: Kaukaba Dipantara, 2017.
PWNU, Jawa Timur. Aswaja an Nahdliyah: Ajaran Ahlussunah Wa al Jama’ah Yang Berlaku Di Lingkungan Nahdlatul Ulama. 2nd ed. Surabaya: LTNU Jawa Timur, 2007.
Rahman, Abdur. Fenomena Tabur Bunga di Masyarakat Pasuruan, January 2025.
Rokhmawan, Tristan, and M.B Firmansyah. “Kenapa Kita Harus Percaya Legenda Kiai?(Studi Kepercayaan Masyarakat Muslim Terhadap Legenda Kiai Sepuh Di Kota Pasuruan).” Al Makrifat 4, no. 1 (2019).
Salim, and Syahrun. Metodologi Penelitian Kualitatif: Konsep Dan Aplikasi Dalam Ilmu Sosial, Keagamaan Dan Pendidikan. Edited by Haidir. 2nd ed. Vol. 1. Bandung: Citapustaka Media, 2012.
Sarbini, Abi Syuja’ Syamsuddin as. Al Iqna’. Beirut: Dar al Fikr al ’Arabi, 1937.
Sijistani, Sulaiman bin al ’Ash’ath bin Shadad bin ’Umar al Azdi as. Sunan Abi Daud. Beirut: Dar Ibnu Katsir, 1987.
Siregar, Idris. Islam Nusantara: Sejarah, Manhaj, Dan Dakwah Islam Di Bumi Nusantara. Yogyakarta: Trussmedia Grafika, 2019.
Siswanto, Ali Hasan. “Membongkar Eksistensi (Hipokrisi) Wahabi, Merajut Conversation of Civilization.” Al ’Adalah 14, no. 1 (June 2011): 35–46.
Sugiyono, Sugeng, Maharsi, and Nurdin Laugu. Menguak Sisi-Sisi Khazanah Peradaban Islam. 1st ed. Yogyakarta: Adab Press, 2008.
Thahan, Mahmud. At Taisir Mushthalah al Hadis. Kutub ar Risalah, 1425.
Toha, Muchammad. “Kontestasi Pandangan Elite Agama Di Gresik Tentang Nyekar Di Desa Surowiti Kecamatan Panceng.” Teosofi: Jurnal Tasawuf Dan Pemikiran Islam 6, no. 1 (June 3, 2016): 193–219. https://doi.org/10.15642/teosofi.2016.6.1.193-219.
Widodo, Aris. Islam Dan Budaya Jawa: Pertautan Antara Ajaran, Pemahaman Dan Praktek Islam Di Kalangan Muslim Jawa. 1st ed. Sukoharjo Jawa Tengah: IAIN Surakarta, 2016.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Arofatul Muawanah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





