Strategi Kepemimpinan Kepala Raudlatul Athfal Sabilurrosyad Untuk Meningkatkan Kompetensi Keagamaan Peserta Didik
DOI:
https://doi.org/10.37348/aksi.v1i2.252Kata Kunci:
leadership strategy, head of raudlatul athfal, religious competenceAbstrak
Kompetensi keagamaan peserta didik harus diupayakan sedini mungkin dikarenakan penerimaan pengetahuan dan transfer values yang dilakukan pada usia dini sangat lah mudah akan tetapi sebagai subjek utama kepala lembaga pendidikan memiliki peranan penting dan strategis untuk melakukan pemilihan strategi jitu guna meningkatkan kompetensi keagamaan peserta didiknya serta mewujudkan manajemen mutu yang unggul di lembaganya sehingga menjadi sebuah keniscayaan seorang kepala lembaga pendidikan terkhusus setingkat pendidikan Raudlatul Athfal memiliki strategi kepemimpinan yang baik untuk meningkatkan kompetensi keagamaan peserta didik. Jenis Penelitian Ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatannya Studi Kasus. Lokasi penelitian dilaksanakan di Raudlatul Athfal Sabilurrosyad Jolotundo Jetis Mojokerto, teknik pengumpulan datanya yakni observasi partisipan, wawancara mendalam dan dokumentasi, adapun teknik analisis data diawali dengan reduksi data, penyajian data, verifikasi data, sedangkan teknik uji keabsahan data dengan cara: kreadibilitas, transferabilitas,dependabilitas, konfirmabilitas. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepala Raudlatul Athfal Sabilurrosyad untuk meningkatkan kompetensi keagamaan peserta didik, Yaitu: 1) Menumbuhkan kesadaran guru pentingnya kompetensi keagamaan bagi peserta didik, 2) Mengadakan kerjasama dengan wali peserta didik, 3) Memberikan pelatihan bagi guru, dan 4) Melakukan pengawasan dan pendampingan. Sedangkan faktor pendukung dan penghambat keterlaksanaan strategi kepemimpinan kepala Raudlatul Athfal Sabilurrosyad untuk meningkatkan kompetensi keagamaan peserta didik ialah, 1) Semua elemen Raudlatul Athfal Sabilurrosyad mendukung penuh kebijakan kepala lembaga, 2) Kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan strategi kepemimpinannya yaitu terdapat segelintir elemen Raudlatul Athfal Sabilurrosyad yang masih belum dapat konsisten menjalankan kesepatanan meningkatkan kompetensi keagamaan peserta didik namun hal tersebut kemudian telah mampu diantisipasi dan diberikan kebijakan oleh kepala Raudlatul Athfal Sabilurrosyad.
.
Kata Kunci : Strategi Kepemimpinan, Kepala Raudlatul Athfal, Kompetensi keagamaan
Kompetensi keagamaan peserta didik harus diupayakan sedini mungkin dikarenakan penerimaan pengetahuan dan transfer values yang dilakukan pada usia dini sangat lah mudah akan tetapi sebagai subjek utama kepala lembaga pendidikan memiliki peranan penting dan strategis untuk melakukan pemilihan strategi jitu guna meningkatkan kompetensi keagamaan peserta didiknya serta mewujudkan manajemen mutu yang unggul di lembaganya sehingga menjadi sebuah keniscayaan seorang kepala lembaga pendidikan terkhusus setingkat pendidikan Raudlatul Athfal memiliki strategi kepemimpinan yang baik untuk meningkatkan kompetensi keagamaan peserta didik. Jenis Penelitian Ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatannya Studi Kasus. Lokasi penelitian dilaksanakan di Raudlatul Athfal Sabilurrosyad Jolotundo Jetis Mojokerto, teknik pengumpulan datanya yakni observasi partisipan, wawancara mendalam dan dokumentasi, adapun teknik analisis data diawali dengan reduksi data, penyajian data, verifikasi data, sedangkan teknik uji keabsahan data dengan cara: kreadibilitas, transferabilitas,dependabilitas, konfirmabilitas. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepala Raudlatul Athfal Sabilurrosyad untuk meningkatkan kompetensi keagamaan peserta didik, Yaitu: 1) Menumbuhkan kesadaran guru pentingnya kompetensi keagamaan bagi peserta didik, 2) Mengadakan kerjasama dengan wali peserta didik, 3) Memberikan pelatihan bagi guru, dan 4) Melakukan pengawasan dan pendampingan. Sedangkan faktor pendukung dan penghambat keterlaksanaan strategi kepemimpinan kepala Raudlatul Athfal Sabilurrosyad untuk meningkatkan kompetensi keagamaan peserta didik ialah, 1) Semua elemen Raudlatul Athfal Sabilurrosyad mendukung penuh kebijakan kepala lembaga, 2) Kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan strategi kepemimpinannya yaitu terdapat segelintir elemen Raudlatul Athfal Sabilurrosyad yang masih belum dapat konsisten menjalankan kesepatanan meningkatkan kompetensi keagamaan peserta didik namun hal tersebut kemudian telah mampu diantisipasi dan diberikan kebijakan oleh kepala Raudlatul Athfal Sabilurrosyad.
.
Kata Kunci : Strategi Kepemimpinan, Kepala Raudlatul Athfal, Kompetensi keagamaan
Unduhan
Referensi
Agus Akhmadi. (2019). Moderasi Beragama dalam Keragaman Indonesia. Jurnal Diklat Keagamaan, 13(2), 49.
Guru Raudlatul Athfal Sabilurrosyad. (2022). Observasi dan wawancara.
Hajaroh, M., Rukiyati, Purwastuti, L. A., & Saptono, B. (2017). Analisis Kebijakan Sekolah Ramah Anak di Kawasan Pesisir Wisata. CV. Andi.
Hidayat, A. (2015). Pendidikan Islam dan Lingkungan Hidup. Jurnal Pendidikan Islam, IV(2), 2356–3877. https://doi.org/10.14421/jpi.2015.42.373-389
Kepala Raudlatul Athfal Sabilurrosyad. (2022). Observasi dan wawancara.
Kevin L. Sanzo, S. & J. C. (2010). Leadership practices of successful middle school principals. Journal of Educational Administration, 41.
Lexy J. Moleong. (2009). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Lukman Hakim. (2012). Internalisasi Nilai-Nilai Agama Islam Dalam pembentukan Sikap dan Perilaku Siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu Al Muttaqin Kota Tasikmalaya. Jurnal Pendidikan Agama Islam – Ta’lim, 10(1), 69.
Mansur. (2001). Diskurnas Pendidikan Islam. Global Pustaka Utama.
Menteri Pendidikan Nasional. (2007). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional.Tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah (p. 13). Menteri Pendidikan Nasional.
Muhyidin Albarobis. (2012). Kepemimpinan Pendidikan. Insan Madani.
Rahmat. (2017). Pendidikan Agama Islam Multidisipliner Telaah Teori dan Praktik Pengembangan PAI di Sekolah dan Perguruan Tinggi. In Fathorrazi (Ed.), LKiS (1st ed., Vol. 1). LKiS. https://www.google.co.id/books/edition/_/3NrrDwAAQBAJ?hl=id&gbpv=0
Rahmat. (2021). Sistem Pembelajaran Islam Abad 21 (1st ed.). https://books.google.co.id/books?id=cCVpEAAAQBAJ&lr=&hl=id&source=gbs_navlinks_s
Rahmat. (2022a). Strategi Langsung dan Tidak Langsung Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Tahdzib Al-Akhlaq: Jurnal Pendidikan Islam, 5(2), 85–97. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.34005/tahdzib.v5i2.2261
Rahmat. (2022b). Teknik Cerita dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Tafsir Isra’iliyyat. AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education, 1(1), 15–25. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.32478/ajmie.v1i1.1216
Ria Rahmatul Istiqomah dkk. (2020). Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif Penulis. Pustaka Ilmu.
Rochma Ayu Kartika. (2016). Konstruksi Sosial Siswa Terhadap Prestasi Non Akademik (Studi Pada Siswa Berprestasi di SMA Negeri 5 Surabaya). Universitas Airlangga.
Shobri, M. (2021). Strategi dan Dampak Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Pembentukan Karakter Islami Siswa. CENDEKIA: Jurnal Studi Keislaman, 7(2), 285–297.
Sri Wahyuningsih. (2013). Metode Penelitian StudinKasus (Konsep, Teori Pendekatan Psikologi Komunikasi, Dan Contoh Penelitiannya). UTM Press.
Sudarwan Danim. (2010). Kepemimpinan Pendidikan. Alfabeta.
Sugiono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan PendekatanKuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Taufiqurrohman. (2016). Manajemen strategik. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Prof. Dr. Moestopo Beragama.
Thoha, M. (2013). Kepemimpinan Dalam Manajemen (1st ed.). PT. Raja Grafindo Persada.
Ulil Multazam. (2017). Kepempimpinan Dan Budaya Akademik Di Perguruan Tinggi. P ISSN : 2502-4035 E ISSN : 2354-6301, VII(2), 128–134.
Yasmin, Martinis, dan J. S. S. (2010). Panduan Pendidikan Anak Usia Dini PAUD (13th ed.). GP Press.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Evin Nikmatur Rahmadani; Hasyim Asy'ari

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









